KEGIATAN RAPAT KOORDINASI, MONITORING DAN EVALUASI BULANAN INTERNAL PENGADILAN TATA USAHA NEGARA MEDAN DENGAN VIRTUAL ONLINE TELECONFERENCE

DSC02146

DSC02136Bapak Indaryadi, S.H.,M.H. sebagai Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Medan memimpin rapat koordinasi Internal Bulanan Pengadilan Tata Usaha Negara Medan secara Virtual Online Telecomfrence serta dengan pelaksanaan disiplin Protokol Kesehatan Covid-19 pada hari Rabu, 10 Juni 2020, Pukul 08.00 WIB bertempat di Ruang Sidang Utama PTUN Medan.

Rapat yang dilakukan secara tatap muka di ruang sidang tersebut dihadiri oleh beberapa Hakim, Panitera, Sekretaris, Pejabat Teknis Kepaniteraan dan Pejabat Struktural Kesekretariatan PTUN Medan, sedangkan selebihnya dilakukan tatap muka virtual online Telecomfrence di ruang kerja masing – masing.

DSC02107

DSC02109

DSC02112

DSC02111

DSC02119

DSC02124

DSC02120

DSC02128

DSC02126

Rapat di awal kepemimpinan Bapak Indaryadi S.H., M.H. membahas berbagai hal yang perlu diperhatikan dan ditingkatkan dalam budaya kerja di Pengadilan Tata Usaha Negara Medan.  Mengingatkan akan tugas dan peran setiap bagian untuk mensukseskan Visi dan Misi Mahkamah Agung RI pada umumnya, dan visi misi Pengadilan Negara Medan pada khususnya.

Salah satunya memaksimalkan penerapan Aplikasi Penelusuran Perkara SIPP dan E_Court dalam lingkungan peradilan. Baik untuk mencatat data, sarana prasarana pendukung bagi para pencari keadilan, dan sistem kontrol bagi kinerja pengadilan. Juga perlunya adanya pemetaan Sumber Daya Manusia di kantor Pengadilan Tata Usaha Negara Medan untuk memaksimalkan kemampuan tiap bagian.

Kegiatan rapat dilaksanakan sebagai Monitoring dan Evaluasi (Monev) bulanan kegiatan, Kinerja dan serta memantau pelaksanaan disiplin protokol kesehatan menuju era new normal dilingkungan PTUN Medan.

dalam hal lain, Ketua PTUN Medan, Bapak Indaryadi S.H.,M.H. menyampaikan bahwa seluruh Hakim, pegawai dan dihimbaukan semua pihak (tamu) untuk diwajibkan penggunaan masker. Untuk sarana PHBS lainnya sudah cukup baik dilakukan.

“Dengan New Normal diharapkan seluruh lapisan masyarakat menerapkan kebiasaan baru yaitu wajib menggunakan masker, wajib cuci tangan atau menggunakan hand sanitazer dan menjaga jarak. Selain itu penegakan disiplin kesehatan serta pengendalian protokol kesehatan di tempat ruang sidang dan layanan PTSP harus selalu dilakukan”.

Protokol kesehatan berlaku bagi siapa saja yang terlibat atau berada di tempat dan fasilitas umum. Prinsipnya protokol kesehatan di tempat dan fasilitas umum harus memuat perlindungan kesehatan individu seperti memakai masker, cuci tangan dengan sabun, jaga jarak fisik dengan orang lain, dan meningkatkan daya tahan tubuh dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Dalam penerapan protokol kesehatan harus melibatkan peran semua pihak.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>